Weather (state,county)

Breaking News

3 Idola Gen 5 SM Ini Dikontrak Berulang kali

Featured Image

Proses Pemilihan Talent di Industri K-Pop

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, metode pemilihan talenta di industri hiburan Korea Selatan terus mengalami perubahan. Salah satu cara yang sering digunakan adalah street casting, yaitu proses pencarian bakat di tempat umum seperti jalan raya atau sekolah. Namun, seiring berkembangnya platform digital, kini banyak agensi juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menemukan bakat baru.

Meski awalnya hanya bertemu di jalan atau melalui media sosial, para rekruter tetap memiliki kriteria tertentu yang membuat mereka tertarik untuk memberikan penawaran audisi. Banyak idol K-Pop ternama berasal dari proses ini. Bahkan, ada beberapa idol generasi kelima yang direkrut lebih dari sekali oleh agensi yang berbeda. Berikut adalah kisah beberapa dari mereka.

Juun dari Hearts2Hearts

Juun, salah satu anggota grup Hearts2Hearts, adalah contoh lain dari penggemar media sosial yang akhirnya menjadi bagian dari SM Entertainment. Ia direkrut melalui pesan langsung (DM) setelah unggahan video tariannya menarik perhatian pihak agensi. Meskipun biasanya rekruter merahasiakan identitas agensi mereka, Juun diberi tahu secara langsung bahwa ia direkrut oleh SM Entertainment.

Setelah menjalani audisi, Juun kembali mendapat tawaran dari agensi tersebut. Namun, kali ini orang yang merekrutnya berbeda. Pengalaman ini menunjukkan bahwa keahlian Juun dalam menari sejak usia muda membuatnya diminati oleh SM Entertainment hingga dua kali.

Yuha dari Hearts2Hearts

Yuha, anggota Hearts2Hearts lainnya, direkrut melalui street casting. Dalam program Babsahyo 2, ia menceritakan bahwa dirinya direkrut tiga kali oleh SM Entertainment. Pertama kali, ia direkrut saat kelas 4 SD di depan sekolah. Kemudian, ia kembali direkrut saat kelas 2 SMP. Pada saat itu, ia sudah menjadi trainee di SM Entertainment, namun pihak agensi tidak langsung mengenali dirinya.

Pengalaman ketiga terjadi saat Yuha sedang berada di dokter gigi. Ia bertemu dengan karyawan SM dan ditawarkan audisi lagi. Saat itu, ia sudah duduk di kelas 1 SMA. Cerita ini membuat Hyoyeon, pembawa acara Babsahyo 2, bertanya-tanya apakah komunikasi antar karyawan SM cukup baik.

Eunseok dari RIIZE

Eunseok memiliki pengalaman yang berbeda dibandingkan anggota Hearts2Hearts. Ia tidak direkrut kembali saat sudah menjadi trainee di SM Entertainment. Awalnya, ia menolak tawaran audisi karena tidak tertarik pada bidang ini. Namun, ia akhirnya menerima tawaran setelah direkrut untuk keempat kalinya oleh tim casting SM Entertainment.

Dalam program Hong Seok Cheon's Jewel Box Season 2, Eunseok menceritakan pengalamannya. Pertama kali direkrut di depan sekolah, lalu bertemu karyawan SM lagi saat menunggu kereta bawah tanah. Casting ketiga terjadi di jalan, dan yang terakhir kembali di depan sekolah. Jarak antara casting pertama dan keempat adalah tiga tahun.

Kesimpulan

Empat idol K-Pop generasi kelima ini menunjukkan bahwa SM Entertainment sangat selektif dalam memilih talenta. Meski mereka telah direkrut beberapa kali, semua tetap menjalani pelatihan yang ketat selama bertahun-tahun. Perkembangan yang signifikan akhirnya membuat mereka menjadi bagian dari grup debut yang kita kenal saat ini. Mereka membuktikan bahwa bakat dan aura yang kuat dapat menarik perhatian agensi besar sekalipun.

Tidak ada komentar